Jam Digital

Rabu, 03 Juli 2019

tutorial remastering pada ubuntu 14.04

Sejarah Sistem Operasi Linux

Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Dulunya Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum. Linux versi 0.01 di kerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler).
Saat ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME). Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat.
Karena kernel Linux dikembangkan dengan usaha yang independent, banyak aplikasi yang tersedia, sebagai contoh, C Compiler menggunakan gcc dari Free Software Foundation GNU’s Project. Compiler ini banyak digunakan pada lingkungan Hewlett-Packard dan Sun.
Sekarang ini, banyak aplikasi Linux yang dapat digunakan untuk keperluan kantor seperti untuk spreadsheet, word processor, database dan program editor grafis yang memiliki fungsi dan tampilan seperti Microsoft Office, yaitu Star Office. Selain itu, juga sudah tersedia versi Corel untuk Linux dan aplikasi seperti Matlab yang pada Linux dikenal sebagai Scilab.

Jenis Distro Linux

Linux bisa didapatkan dalam berbagai distribusi (sering disebut Distro). Distro adalah bundel dari kernel Linux, beserta sistem dasar Linux, program instalasi, tools basic, dan programprogram lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuan pembuatan distro. Ada banyak sekali distro Linux, diantaranya :
a.       RedHat, distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia. RedHat merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.

b.      Debian, distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian menggunakan .deb dalam paket instalasi. programnya.

c.       Slackware, merupakan distribusi yang pernah merajai di dunia Linux. Hampir semua dokumentasi Linux disusun berdasarkan Slackware. Dua hal penting dari Slackware adalah bahwa semua isinya (kernel, library ataupun aplikasinya) adalah yang sudah teruji. Sehingga mungkin agak tua tapi yang pasti stabil. Yang kedua karena dia menganjurkan untuk menginstall dari source sehingga setiap program yang kita install teroptimasi dengan sistem kita. Ini alasannya dia tidak mau untuk menggunakan binary RPM dan sampai Slackware 4.0, ia tetap menggunakan libc5 bukan glibc2 seperti yang lain.

d.      SuSE, distribusi yang sangat terkenal dengan YaST (Yet another Setup Tools) untuk mengkonfigurasi sistem. SuSE merupakan distribusi pertama dimana instalasinya dapat menggunakan bahasa Indonesia.

e.       Mandrake, merupakan varian distro RedHat yang dioptimasi untuk pentium. Kalau komputer kita menggunakan pentium ke atas, umumnya Linux bisa jalan lebih cepat dengan Mandrake.

f.        WinLinux, distro yang dirancang untuk diinstall di atas partisi DOS (WIndows). Jadi untuk menjalankannya bisa di-klik dari Windows. WinLinux dibuat seakan-akan merupakan suatu program aplikasi under Windows. Dan masih banyak distro-distro lainnya yang telah tersedia maupun yang akan muncul.




2.3 Remastering Linux


Disini penulis akan membuat tema tentang editing vidio yang dimana aplikasi di dalamnya nanti ada berbagai macam aplikasi editing vidio dan beberapa aplikasi pendukung lainnya. Kemudian penulis juga akan merubah default sistem desktop seperti tema, desktop background, dan lain-lain.
Ini adalah tampilan awal dari system operasi linux, dan ini adalah tampilan yang belum diubah atau diedir sama sekalipun. Dan berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakuakn untuk menganti theme, fitur maupun menginstall beberapa aplikasi didalam system operasi linux.
Mengganti atau menginstall theme pada linux
Berikut ini adalah cara mengganti thema pada linux melalui command pada system operasi linux.
Terminal Commands:
1.      sudo add-apt-repository ppa:noobslab/theme
2.   sudo apt-get update
3.   sudo apt-get install nordic-theme
Kemudian cari file yang telah di download di linux dengan cara:
a.    Memilih unity tweak tool
b.   Kemudian pilih theme,
c.    Kemudian pilih sesuai dengan yang diinginkan pada menu theme tersebut.
Menganti Icon Pada Linux
Berikut adalah cara untuk mengganti icon pada system operasi linux
1.      Buka menu unity tweak tool
2.   Kemudian pilih icon pada menu tersebut, dan pilih icon zafiro yaitu berdasarkan file yang telah didownload sebelumnya.
Maka periksalah apakah  icon pada  linux sudah berubah atau tidak
c.   Mengubah Cursor Pada System Operasi Linux

Berikut adalah cara untuk mengganti tursor pada system operasi linux
1.      Buka menu unity tweak tool
2.      Kemudian pilih cursor pada menu tersebut, dan pilih cursor zafiro yaitu berdasarkan file yang telah didownload sebelumnya
a.   Mengubah Font Pada System Operasi Linux

Berikut adalah cara untuk mengganti tursor pada system operasilinux:
1.      Buka menu unity tweak tool
E.download aplikasi sesuai tema editor

Dengan cara sudo apt-get install( nama aplikasi yang di download)
1. Openshot
Jika anda pernah mencoba WonderShare FilmOra, editor video ini boleh dikatakan hampir sama fitur dan kemampuannya.Software editor video untuk PC yang dibuat oleh Jonathan Thomas, seorang warga Texas Amerika Serikat, ini rilisnya sudah lama yaitu tahun 2008.  Hanya saja selama beberapa tahun OpenShot Video Editor hanya dapat di jalankan dengan sistem operasi Linux.  Tapi sejak tahun 2014 mereka merilis untuk Windows 64 bit dan tentu saja anda bisa mendapatkannya secara gratis.
Jika dibandingkan WonderShare FilmOra ataupun software-software editor video premium lainnya semacam Sony Vegas atau Adobe Premiere tentu saja masih kalah bagus, tetapi paling tidak Openshot dengan dipadukan PowerPoint/LibreOffice Impress masih bisa diandalkan untuk membuat presentasi video sederhana.
Fitur-fitur dalam OpenShot cukup sederhana dan simpel.  Paling tidak dapat dengan mudah dipahami oleh orang yang awam edit video sekalipun.  Dalam software ini anda dapat menggabungkan antara gambar, musik serta video sekaligus. 
2   Blender
3.Pitivi
F.Remastersys
Remastersys GUI adalah aplikasi yang digunakan untuk back up Ubuntu dan data penting didalamya, tapi dapat juga digunakan untuk membuat distro linux sendiri. Remastersys sebenarnya dijalankan lewat terminal / console, akan tetapi sekarang lebih mudah dengan bantuan GUI. Sebelumnya download terlebih dahulu Remastersys :
Ekstrax file remasterisys
Ikuti cara berikut
Masukan pasword
Pilih backup
Ubah username dan file name


lalu backup
dan iso sudah jadi




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

“Vpn”

KATA PENGANTAR Segala puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah Swt.   atas limpahan rahmat dan karunia-Nya penulis dapat men...